Pentingnya Disposisi Matematik

Ukuran pencapaian kompetensi, guru maupun orang tua seringkali lebih memperhatikan unsur kognitifnya saja, pada sekolah umum, dan atau sisi psikomotorik saja, untuk kompetensi keahlian seperti yang diajarkan di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), namun sisi afektif seringkali dilupakan. Sebagai contoh kasus, ketika anak hendak masuk sekolah, anak tersebut akan dijejali beragam pertanyaan kognitif melalui ujian tes masuk.   Sisi afektif walau merupakan domain yang sering dilupakan, tetapi domain ini merupakkan hal yang penting karena didalamnya ada gairah, minat, sikap positif atau negatif memandang sesuatu, dan disposisi (kecenderungan).  Pada posisi ini, afektif merupakan bahan bakarnya kognitif ataupun psikomotorik. Sebagai analogi domain kognitif, ketika sekelompok anak berkemampuan sama dihadapkan dengan persoalan, matematik misalnya, maka akan ada anak yang cepat menyerah, ada yang berusaha keras kemudian menyerah, serta ada yang terus berusaha dan tidak pernah menyerah. Kemudian analogi psikomotorik, misal satu tim sepak bola tertinggal dengan skor 3-1 sementara waktu yang tersisa hanya 10 menit lagi. Tim yang tertinggal terus berusaha dengan gigih untuk menyamakan kedudukan dan akhirnya pada setiap 5 menit tercipta 1 gol. Itulah gambaran betapa pentingnya disposisi.  

Disposisi matematik adalah salah satu komponen kecakapan matematik dari lima kecakapan matematik(NSM, 2002). Lima kecakapan matematika tersebut adalah pemahaman konseptual, kelancaran, kompetensi strategis, penalaran adaptif, dan disposisi matematika itu sendiri. Disposisi matematika adalah satu-satunya komponen afektif dari empat komponen kognitif.   Pada matematika, disposisi merupakan komponen yang sangat penting karena anak dibiasakan mendapatkan persoalan-persoalan yang memerlukan sikap postif, hasrat, gairah, dan kegigihan untuk menyelesaikannya. Tanpa disposisi yang baik maka anak tidak dapat mencapai kompetensi atau kecakapan matematik sesuai harapan.   Disposisi didefinisikan sebagai kecenderungan individu memandandang matematik secara positif atau negatif (Kilapatric, Findel, Swaford, 2001). Secara sederhananya, diposisi mateamtik dapat dikatakan sikap, minat, dan motivasi terhadap matematika.   Banyak penelitan yang telah membuktikan bahwa disposisi mempunyai hubungan positif yang kuat dengan kemampuan kognitif. Junaidi (2006), misalnya, menemukan disposisi mempunyai hubungan positif yang kuat dengan kemampuan pemecahan matematik di tingkat SD. Begitu juga, pengaruh penanganan disposisi mempunyai hubungan yang kuat dengan kemampuan matematika siswa SMP (Syaban, 2009).  

Ada banyak indikator bagaiamana sesorang menunjukan disposisi matematika. Beberapa orang mengkarakteristikan disposisi matematik sebagai: (1) ada hasrat dan gairah untuk belajar matematika, (2) ada keseriusan dalam belajar matematika, (3) memperlihatkan kegigihan dalam menghadapi persoalan matematika, (4) percaya diri (self-confident) untuk memecahkan masalah matematik, (5) memperlihatkan ketetarikan terhadap matematika atau pemecahan persoalan matematik, (6) kemampuaan bekerjasama (cooperative) dan berberbagi  (colaborative) dengan yang lain (Syaban, 2007). Beberapa orang lain, mengkarskterisrikan disposi matematik sebagai:(1) kepercayaan diri, (2) keluwesan, (3) kemauan, (4) ketertarikan, (5) reflektif, (6) menghargai kegunaan matematika, dan (6) mengaptesiasi matematika dalam budaya. Terakhir, ada yang mengkarakteristikan disposisi sebagai, keinginan, kesadaran, dan komitmen yang kuat untuk belajar matematika dan berpikir secara matematik.   Pertanyaannya bagaimana menumbuhkan Diposisi ini?

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: